Free YouTube Transcribe

Video transcript

Cara Promosi Produk Digital Biar Banjir Orderan: Trik Rahasia Produk Digital Lynk.id Laris!

Mariatul Safitri · 1,321 words · 7 min read

Want to search this transcript, jump the video from any line, or download it as TXT, SRT, or VTT?

Open in the transcript tool

Full transcript

0:00katanya jualan produk digital itu udah

0:01pasti bakalan sukses dan dapetin uang

0:03jutaan rupiah. Nyatanya udah buat

0:06produknya, kemudian udah buat konten

0:08promosi, ternyata enggak ada yang beli

0:10sampai sekarang. Gimana ya caranya

0:11supaya produk digital aku itu ada yang

0:13beli terus aku tuh dapat uang jutaan

0:16rupiah juga kayak orang-orang itu.

0:20Hai, welcome back to my channel. Kembali

0:22lagi bersama aku Fitri di sini. Video

0:24kali ini aku akan kasih tahu kalian cara

0:26promosi produk digital supaya ada yang

0:29beli dan tertarik dengan produk digital

0:32kalian. Jadi, buat kalian yang baru

0:34mulai jualan produk digital, tapi produk

0:36kalian gak ada yangelaku sama sekali

0:38atau enggak ada yang beli sama sekali

0:39sampai saat ini, padahal udah

0:41ngepromosiin produk digitalnya, tapi

0:42enggak ada yang beli sama sekali sampai

0:44saat ini. Coba deh cek beberapa

0:46kesalahan fatal berikut ini yang

0:48biasanya dilakukan oleh para pemula

0:51sampai akhirnya produk digital mereka

0:52itu enggak ada yang beli sama sekali.

0:54Yang pertama berdasarkan pengalaman

0:55temanku dan juga aku mengamati

0:58orang-orang yang baru mulai jualan

0:59produk digital, aku ngecek tuh mereka

1:02promosinya tuh gimana sih gitu kan.

1:04Setelah aku cek, ternyata cara promosi

1:07mereka itu cuma komen di konten orang

1:09lain. Udah gitu komentarnya itu enggak

1:11ada konteksnya sama sekali atau enggak

1:13ada apa ya, enggak ada pembahasannya

1:15sama sekali. Isi komentarnya itu cuma

1:18izin promosi, izin join ya, Bang.

1:20Kemudian aku baru mulai nih cek akun aku

1:23ya. aku jualan ini kayak gitu. Menurut

1:25aku komentar kayak gitu belum termasuk

1:27promosi karena bisa jadi komentar kalian

1:31di konten orang lain tersebut dianggap

1:33sebagai pengganggu. Mendingan kalian

1:36buat kolam kalian sendiri alias buat

1:38konten promosi kalian sendiri dengan

1:40cara membuat konten di akun kalian

1:42sendiri. Dengan buat konten di akun

1:43sendiri itu nantinya kalian membangun

1:46branding terus juga lebih leluasa untuk

1:49mengontrol konten promosinya. Dengan

1:51cara tersebut bisa jadi calon pembeli

1:53kalian itu memiliki trash atau

1:54kepercayaan terhadap kalian sehingga

1:57memutuskan untuk membeli produk digital

1:59kalian.

1:59Terus ada lagi nih komentar katanya udah

2:01buat konten promosi di akun sendiri tapi

2:03kontennya masih sepi, enggak ada yang

2:05beli juga. Hmm. Siapa tahu kalian

2:07ngelakuin kesalahan nomor dua ini. Udah

2:09benar sih kalian itu buat konten promosi

2:10di akun kalian sendiri, tapi ternyata

2:13konten promosinya itu kaku banget. alias

2:15yang sering aku temuin nih, mereka itu

2:17cuma screen record landing page,

2:19platform jualan digitalnya tanpa

2:21ngejelasin produknya itu apa, manfaatnya

2:23itu apa, terus target marketnya itu

2:25siapa. Atau kalau enggak mereka itu

2:27contohnya jualan worksheet anak. Mereka

2:29itu cuma upload beberapa worksheet-nya

2:31di akun mereka. Terus caption-nya itu

2:34cuma buku mewarnai, worksheet buku

2:36mewarnai gitu. Enggak ada keterangan

2:38kalau mereka itu lagi jualan produk

2:40digital, kemudian enggak ada yang jualan

2:42worksheet. ini manfaatnya apa untuk

2:44anak-anak. Terus juga enggak dijelasin

2:46worksheet ini untuk anak umur berapa

2:48sampai umur berapa sih. Karena worksheet

2:51anak itu kan enggak diperuntukkan untuk

2:53semua umur gitu ya. Maksudnya kalau

2:55misalkan umurnya udah 7 tahun ya kali

2:57mau dikasih worksheet untuk usia 1

2:59sampai 2 tahun kan enggak sesuai dengan

3:02tahapan perkembangan mereka gitu. Atau

3:04kalau enggak mereka itu udah benar buat

3:05konten promosinya gitu. Kemudian mereka

3:08itu upload satu sampai du konten

3:10promosi. Eh, ternyata dari dua konten

3:12promosi yang mereka upload itu belum ada

3:15yang beli sama sekali. Udah deh, habis

3:17upload dua konten promosi tersebut

3:19mereka ngilang karena enggak ada

3:20hasilnya gitu ya. Nah, mereka para

3:22pemula ini beberapa mungkin ada yang

3:25pengin dapat hasil yang cepat dan

3:27langsung banyak gitu ya. Padahal kan

3:29kalau misalkan mau dapat hasil yang

3:31banyak itu kan ada prosesnya enggak

3:33langsung ujuk-ujuk dalam semalam

3:35langsung banjir orderan gitu kan.

3:36kecuali kalau misalkan punya branding

3:39yang kuat, terus produk digitalnya tuh

3:41udah tepat sesuai brandingnya, itu

3:43memungkinkan sih bakalan dapat ee banjir

3:45orderan dalam satu malam. Nah, berikut

3:47ini cara promosi produk digital yang

3:49benar supaya pecah telur ada yang beli

3:52produk digital kalian. Cara yang pertama

3:54tentunya yaitu dengan cara iklan atau

3:57ads. Nah, tapi cara ini kan harus ada

3:59modalnya gitu ya. Kalau kamu belum punya

4:02budget atau modal untuk ngiklan, kamu

4:04bisa pakai cara promosi yang kedua,

4:06yaitu dengan cara membuat konten dan

4:09upload di sosial media. Yang pertama,

4:11untuk buat konten di sosial media dalam

4:13jualan produk digital, coba deh gunain

4:15struktur konten yang paling sering

4:17direkomendasikan dan dipakai oleh para

4:19kreator, yaitu strukturnya terdiri dari

4:22ho, kemudian problem, solution, dan call

4:24to action. Struktur konten ini paling

4:26ampuh menurut aku. Aku udah cobain

4:28sendiri. Karena dengan menggunakan

4:30struktur konten ini, kita itu nanti akan

4:33dapat para customer yang relate dengan

4:36konten kita sampai akhirnya mereka

4:38terpikirkan, oh iya ya kalau misalkan

4:40aku lagi gini mendingan gini aja. Nah,

4:43nanti solusinya itu adalah produk

4:45digital kalian. Aku kasih contoh ya.

4:47Contoh produk digitalnya adalah

4:48worksheet anak untuk usia 3 sampai 4

4:51tahun supaya mereka itu punya kegiatan

4:54dan enggak main HP. Terus punya anak

4:55susah banget lepas dari HP, maunya main

4:57game terus, mabar terus. Padahal kan

5:00lebih baik belajar gitu ya, tapi mau aku

5:02ajak belajar bukunya tuh tebal-tebal,

5:04buku pelajaran masa i sih enggak seru

5:06banget dan enggak menyenangkan buat

5:07anak-anak.

5:07Untung aja aku punya worksheet yang

5:09interaktif yang isinya itu penuh warna,

5:11gambarnya lucu-lucu, bikin anak itu

5:13enggak berasa lagi belajar. Kelihatannya

5:15sih lagi main-main, coret-coret. Padahal

5:17ya ini tuh belajar gitu loh. Belajar

5:19jadi lebih menyenangkan karena udah

5:20punya worksheet interaktif ini. Buat

5:22ibu-ibu nih yang anaknya main HP terus,

5:24mendingan ajak deh belajar jadi waktu

5:26bermain yang seru dengan menggunakan

5:28worksheet interaktif anak ini. Nah,

5:29storyline promosi tadi bisa kalian buat

5:32dalam bentuk voiceover atau dalam bentuk

5:34cerita teks gitu di dalam videonya.

5:37Storyline tersebut sangat bagus untuk

5:38promosi produk digital worksheet karena

5:40langsung menyasar masalah nyata yang

5:43sering dihadapi oleh orang tua yaitu

5:45anak-anak yang sering main HP. Terus

5:47solusinya itu apa? Solusinya itu adalah

5:50dengan belajar sambil bermain

5:52menggunakan worksheet interaktif itu.

5:54Terus udah ada call to action-nya atau

5:56arahannya yaitu para bunda-bunda yang

5:58mau anaknya enggak main HP terus, mau

6:01tetap belajar tapi menyenangkan pakai

6:03worksheet interaktif itu. Nah, itu

6:05merupakan contoh promosi produk digital

6:08yang sangat-sangat direkomendasikan.

6:10Biar lebih meyakinkan lagi di konten

6:13promosinya, cantumkan foto atau video

6:16anak yang lagi ee belajar sambil bermain

6:19menggunakan worksheet tersebut. Jadi,

6:21orang tua itu yakin gitu loh. Oh, iya

6:23kalau misalkan dikasih worksheet ini,

6:25anak tuh bisa lepas loh dari HP.

6:27Setidaknya mereka belajar sedikit demi

6:29sedikit tapi dengan cara yang

6:31menyenangkan bagi anak-anak tersebut.

6:33Nah, kalau misalkan buat konten

6:34promosinya udah benar, udah tepat

6:36sasaran, udah pakai struktur yang aku

6:38rekomendasikan, coba konsisten upload

6:41konten promosinya setidaknya dalam 30

6:43hari. Pasti deh ada yang beli produk

6:45digital kalian. Terus yang mau aku

6:47ingatkan lagi di beberapa konten promosi

6:50produk digital kalian, coba cantumkan

6:52beberapa isi dari produk digital kalian

6:55tersebut. Kalau misalkan jualan

6:57worksheet anak, coba sisipkan beberapa

6:59halaman dari worksheet anak tersebut

7:02untuk ditunjukkan. Nanti kalau misalkan

7:04kalian beli worksheet anak itu isinya

7:05kayak gini loh. Hal-hal kayak gini nanti

7:07akan lebih meyakinkan mereka kalau

7:09kalian itu beneran penjual produk

7:11digital yang profesional. Karena

7:14terlihat nih dari beberapa cuplikan

7:16produk digitalnya aja udah bagus gitu.

7:18Jadi mereka makin percaya untuk beli

7:21produk digital kalian. Atau kalian juga

7:23bisa sering-sering ngadain eh voucher

7:26atau diskon untuk para pembeli. Misalkan

7:29kalian kasih diskon untuk yang lagi

7:31nonton live ini dikasih diskon berapa

7:33persen dan lain sebagainya. Jadi promosi

7:36itu bukan tentang maksa orang lain beli

7:38produk kalian, tapi tentang ngasih

7:40solusi gimana dari permasalahan yang

7:43mereka alami itu solusinya adalah produk

7:46yang kalian jual tersebut. Dijamin kalau

7:48misalkan cara promosi kalian seperti

7:50itu, pasti ada aja yang beli produk

7:52digital kalian. Kalau alurnya benar,

7:54kamu juga enggak perlu ngejar pembeli.

7:57Pembeli yang akan cari-cari kalian.

7:59Pembeli yang akan ngejar-ngejar kalian

8:01karena mereka itu butuh produk kalian.

8:04Kalau kamu pengin tahu tips dan trik

8:05lainnya atau informasi lainnya seputar

8:07produk digital ini, langsung aja cek

8:10playlist YouTube aku yang bahas produk

8:11digital. Dan cukup sekian videoku kali

8:13ini. See you on my next video. Bye bye.

8:16[musik]

Recently added transcripts

Browse the whole transcript library

This transcript was generated from the captions YouTube publishes for this video. Get the transcript of any YouTube video atfreeyoutubetranscribe.com, free, unlimited, no sign-up.