Full transcript
0:00Bismillahirrahmanirrahim.
0:01Asalamualaikum warahmatullahi
0:03wabarakatuh.
0:05Innalhamdalillah nahmaduhu
0:07wasastainuhuastagfiruh wa naudubillahuri
0:09[berdehem] anfusina wamati a'malina
0:12yahdillahu fala mudillalah w yudilhu
0:15fala hadiyaalah. Amma ba'du.
0:18Eh, halo teman-teman sobat OSDI semua
0:21tahun 2026. Ee selamat datang di podcast
0:26OSD 2026. Nah, pada kesempatan kali ini
0:31ee kita akan membahas tentang ee seputar
0:34OSDI dan seputar tentang bagaimana
0:36kehidupan di kampus. Nah, pada OSD di
0:39tahun ini mengangkat tema yaitu
0:42membangun ruang aman melalui spirit
0:45Islam berkemajuan. Nah, ee melalui
0:47podcast ini kita mau ngobrol santai,
0:50kita mau berbincang tentang bagaimana
0:52kehidupan mahasiswa, kemudian
0:55nilai-nilai apa yang ingin dibawa pada
0:57OS di tahun ini. Nah, tentunya dengan
0:59sedikit melihat dari tema yang diangkat
1:02tahun ini dari perspektif ee Bapak
1:05Rektor. Nah, hari ini kita dibersamai
1:07oleh Bapak Rektor kita yaitu ee Prof.
1:11Nurmandi.
1:12Halo, Pak. Apa kabar? Bagaimana
1:14kabarnya, Bapak?
1:15Baik. Alhamdulillah. Nah, terima kasih
1:18Bapak sudah mau meluangkan waktu untuk
1:21ngobrol bersama kami. Nah, ee jadi nanti
1:26ee kita sambil ngobrol aja, Pak, ya
1:28terkait dengan OSDI terus bagaimana
1:30tentang ee dunia kampus begitu. Nah,
1:33saya mau mulai ee boleh disapa mungkin
1:36dulu Pak untuk ee sobat OSDli gitu.
1:39Oke. Ee asalamualaikum warahmatullahi
1:41wabarakatuh.
1:42Waalaikumsalam. Selamat datang mahasiswa
1:45baru angkatan 2006-2007
1:49bergabung dalam orientasi dasar
1:53ee orientasi dasar keislaman di
1:56Universitas Muhammadiyah Jakarta.
1:58Heeh. yang secara rutin kita adakan
2:02untuk semua mahasiswa
2:04yang mungkin ada yang tidak beragama
2:06Islam mungkin nanti ee dibuat
2:11ee program tersendiri oleh teman-teman
2:14panitia gitu
2:16sebatas mungkin yang tidak beragama
2:18Islam sebatas pengetahuan gitu kan.
2:20Iya.
2:21Oke,
2:21siap. Oke, Pak. ee kita sambil ngobrol
2:24santai. Nah, saya mau mulai ee dari hal
2:27yang dekat dengan kehidupan mahasiswa
2:30sehari-hari, Pak. Nah, mungkin ee kalau
2:33melihat mahasiswa UMY sekarang, Pak,
2:36menurut Bapak sendiri ada enggak sih hal
2:39yang ee menurut Bapak berbeda dengan
2:41mahasiswa-mahasiswa ee generasi-generasi
2:44sebelumnya, Bapak dibandingkan dengan
2:46generasi sekarang ini? Nah, menurut
2:48Bapak apa yang mungkin terlihat berbeda
2:50gitu, Bapak? Oke.
2:53Ee sudah [berdehem] tentu ee generasi
2:55sekarang namanya kan generasi
2:59ada orang mengatakan generasi set,
3:01ada yang mengatakan
3:03generasi stroberi.
3:04Stroberi.
3:05Stroberi itu kalau dipencet
3:08apa? Melenyek itu kan. Iya. Lembek.
3:11Lembek.
3:12Tapi saya sih berpandangan positif bahwa
3:15setiap generasi pasti punya keunggulan
3:19masing-masing.
3:20Iya. Nah, kelebihan generasi sekarang
3:23adalah mereka diterpa oleh
3:27teknologi informasi tiap hari mereka
3:31lebih melek informasi,
3:34lebih banyak tahu
3:36daripada generasi sebelumnya
3:39dan mencari informasi pengetahuan baru
3:42akan lebih cepat. Saya yakin gitu.
3:44Iya.
3:45Nah, oleh karena itu pun di dalam
3:47mencari pengetahuan agama pun mungkin
3:50tidak ada otoritas.
3:52Betul
3:52ya? Enggak otoritasnya ya internet.
3:55Iya.
3:55Yang dianggap mereka dalam tanda petik
3:58otoritas.
3:59Iya.
3:59Mungkin mereka bertanya,
4:02"Salat jenazah bagaimana?" Ya, bukan aja
4:04YouTube gitu.
4:04Iya. Digital ATV, Pak.
4:06Iya.
4:06Iya.
4:07Mungkin dia bertanya
4:10ee zakat atau bukan zakat bisa warisan.
4:13Iya. dalam Islam tuh bagaimana? Buka aja
4:15ya.
4:16Heeh.
4:17Di internet kan ada. Nah, itu
4:20pertanyaan-pertanyaan keagamaan tuh
4:22sering
4:23semuanya sering ditanyakan kepada
4:25Google.
4:26Iya.
4:26Kiai Google gitu loh atau kiai
4:29atau Mbak Google.
4:30Mbak Google. Betul, Pak. [tertawa]
4:32Nah, itu yang oleh karena itu kita perlu
4:34osti itu gitu.
4:35Oke.
4:36Jadi memang karakter ee berbeda, Pak, ya
4:40dibandingkan generasi-generasi
4:41sebelumnya. Nah, kalau ngomongin ee
4:44kehidupan mahasiswa ini, Pak ee menurut
4:46Bapak sendiri sebenarnya hal apa yang
4:49paling berharga untuk didapatkan selama
4:52kuliah selain nilai dari IPK gitu, Pak,
4:54yang didapat gitu?
4:56Sebenarnya ee kuliah itu kan sebenarnya
4:59kalau 24 jam sebenarnya hanya
5:01menghabiskan paling
5:03ya 20% 25% waktu di lah di
5:08sehari-hari. lebih banyak mahasiswa tuh
5:11berinteraksi dengan ee
5:16di luar kampus.
5:17Heeh.
5:17Deman pergaulan, organisasi
5:19kemahasiswaan,
5:21mungkin juga
5:24ee organisasi minat bakat. Kalau dia
5:27minat olahraga lebih banyak di olahraga
5:29UKM gitu, Pak ya.
5:29Atau UKM.
5:30Iya.
5:32Nah, dan
5:34tapi yang penting bahwa ee
5:38kehidupan kampus itu kan ee belajar di
5:42kampus itu kan berbeda
5:43i
5:44ya daripada di
5:46sekolah menengah atas dulu atau SMK.
5:49Karena pembelajaran di kampus itu kan
5:52ditarget untuk mencapai
5:55target capaian pembelajaran dalam
5:59level tertentu.
6:01Kalau S1 itu kan level 6.
6:03Iya.
6:03Kalau S2 level 8. Kalau S3 level 9.
6:08Kalau profesi misalnya level 7 gitu kan
6:12dalam KKNI. Jadi mau tidak mau mahasiswa
6:15dituntut mencapai level itu supaya dia
6:18memenuhi syarat minimal untuk lulus gitu
6:21kan.
6:22Oke.
6:23Berarti [berdehem]
6:24ee selain daripada nilai ataupun
6:27pembelajaran di kelas, mahasiswa juga
6:30harus bisa apa ya ee mengusahakan untuk
6:34bisa memaksimalkan dirinya di
6:36luar-luaruar ruang kelas, Pak. Ya.
6:38Iya,
6:39ya.
6:40Nah, ee soalnya kan kehidupan mahasiswa
6:43itu memang enggak cuma soal masuk kelas
6:45kemudian ngerjain tugas terus pulang.
6:47Nah, kalau menurut Bapak juga apa yang
6:50justru bisa dipelajari mahasiswa, Pak
6:51dari kehidupan mereka di luar kelas
6:53gitu? Apa yang bisa mereka dapatkan?
6:55Kemudian mungkin benefit kemudian yang
6:57mereka dapatkan dari hal itu apa?
7:01Ya, selain [berdehem] di kampus,
7:05di kelas itu dalam tetapi kelas atau
7:07laboratorium teman-teman teknik
7:09laboratorium
7:10kedokteran itu
7:12ya mereka dapat memperoleh
7:15informasi atau pengetahuan baru kan dari
7:18kehidupan di lain kampus apa di luar
7:20kampus gitu. luar kampus. Artinya selain
7:23kegiatan belajar mengajar mungkin bisa
7:26saja dia aktif di
7:28organisasi Ormawa
7:30iya
7:31UKM gitu.
7:33Mungkin tidak semua prodi ya. Kalau
7:35prodi misal teman-teman kedokteran tuh
7:38waktunya sudah full buat laporan.
7:39Iya. Terlalu padat ya?
7:41Terlalu padat.
7:42Mahasiswa teknik juga kan gitu
7:44sudah kuliah buat laporan gitu. Tapi
7:46adalah waktu untuk mereka berinteraksi
7:49dengan dengan
7:51kehidupan di luar kampus gitu. H.
7:54Jadi memang yang diharapkan ketika
7:56mereka berada di luar kelas ya mereka
7:58bisa menggunakan fasilitas-fasilitas
8:01yang ada di kampus. Kemudian
8:03dengan organisasi dengan organisasi
8:05kemudian sesuai dengan minat dan bakat.
8:07Nah,
8:08ee OSD kan jadi salah satu kegiatan
8:11pertama yang diikuti oleh mahasiswa
8:13ketika mereka masuk sebuah kampus. eh
8:16yang di mana sekarang ini ya UMY. Nah,
8:18menurut Bapak sebenarnya apa yang
8:20disampaikan atau apa yang dikenalkan
8:23kepada mahasiswa baru melalui OSD ini,
8:25Pak?
8:26Ya, karena
8:28UMY itu perguruan tinggi Muhammadiyah.
8:31Jadi, kita ingin memperkenalkan kepada
8:34mahasiswa baru apa sih
8:37ee cara Muhammadiyah memahami agama.
8:41Iya.
8:42Iya. Enggak. Bagaimana Muhammadiyah tuh
8:45sebagai organisasi ormas memahami agama
8:49itu bagaimana gitu. Nah, itu yang
8:50penting. H
8:52karena mungkin mereka belajar agama,
8:54mempelajari agama itu kan dari tradisi,
8:58dari orang tua, dari lingkungan yang
9:01mungkin
9:03belum
9:03ee belum spesifik.
9:05Heeh.
9:06Mungkin umum lah gitu kan. I.
9:08Nah, mungkin orang bingung ngapa toh kok
9:11Muhammadiyah punya pandangan keagamaan
9:13sendiri. Nah, itu yang perlu
9:15disampaikan.
9:16Oh, oke. Oke.
9:17Kepada mahasiswa apa bedanya
9:20Muhammadiyah memahami agama dengan
9:25ee orang lain atau kelompok lain atau
9:28organisasi lain bahkan di dunia pun
9:30memahami agama itu kan berbeda.
9:32Iya.
9:33Nah, itu yang harus disampaikan kepada
9:35mahasiswa bedanya apa? gitu.
9:37H
9:38misalnya
9:40Muhammadiyah memahami wal asri inal
9:43insana lafi husrin illalladina amanu wa
9:46amiluus shihat.
9:47Iya.
9:48Illalladzina amanu wa amilus shihat.
9:51Jadi Muhammadiyah
9:53memandang amal dan iman dan amal saleh
9:57itu kan
9:58berbeda dengan kelompok lain.
10:00Iya.
10:01Nah, kalau iman amal saleh dalam
10:05Muhammadiyah ya membuat
10:07kegiatan-kegiatan di masyarakat.
10:09Iya. Sosial ya.
10:10Sosial.
10:12Kalau orang lain mungkin membuat berdoa
10:15bersama-sama, menangis bersama-sama itu
10:18sih oke-oke saja. Tapi kan
10:22bukan itu sebenarnya yang dimaui
10:23Muhammadiyah.
10:24Jadi ya cara pandang Muhammadiyah itu
10:27sendiri.
10:28Iya. Nah, misalnya kenapa Muhammadiyah
10:30membuat UMY?
10:31Iya.
10:31Membuat lain. Nah, kok bisa jadi UMY?
10:34Itu kan ada proses.
10:35Heeh.
10:37Enggak mungkin tahu-tahu berdiri gitu.
10:39Iya.
10:39Karena UMI itu kan hasil karya jemah.
10:42Heeh.
10:43Sekian orang berjamaah membuat sebuah
10:46universitas.
10:47Iya.
10:47Bukan kerjanya Ahmad Nurmandi, bukan
10:50kerjanya [tertawa]
10:51Pak Dasron sendiri. Enggak.
10:53Tapi kerjaan kelompok Jemah Muhammadiyah
10:55pada waktu itu membuat sebuah
10:57universitas. Kok ada motivasi buat
10:59universitas?
11:00Heeh.
11:01Kan ada ideologi pasti.
11:03Iya, betul.
11:04Ada ideologi yang melandasi mereka
11:06membuat universitas dan tidak hanya UMY
11:09pun ada juga di Malang, ada juga di
11:11Solo, ada juga
11:12tersebar di beberapa daerah.
11:13Heeh. Apa sih motivasinya?
11:16Iya.
11:16Nah, itu kan sebagai pencerminan amal
11:19saleh.
11:19Heeh.
11:20Gaya Muhammadiyah dan mereka tidak dapat
11:22uang.
11:23Hm.
11:24Apakah Pak Dason membuat universitas ini
11:26dapat warisan sampai sekarang? dapat
11:28saham enggak?
11:29Atau mungkin Pak AR ya, Pak?
11:30Iya kan? Enggak juga. Iya.
11:33Sederhana.
11:33Sederhana. Jadi dia menganggap membuat
11:36universitas itu sebagai amal dia.
11:38Heeh.
11:39Amal saleh dia secara individu dan
11:42secara kolektif.
11:43Manifestasi kesuilan sosial gitu.
11:45Iya. Nah, itu kan kalau enggak dipahami
11:49oleh mahasiswa baru kan repot.
11:51Hm. Oke. Oke. Oke. Jadi memang ee tujuan
11:55OSTI ini sendiri adalah bagaimana
11:57Muhammadiyah itu ee menyampaikan ajaran
12:00Islam sesuai dengan cara pandang
12:02Muhammadiyah tentunya berlandaskan
12:03syariat Islam.
12:04Iya.
12:05Betul.
12:06Oke. Oke.
12:07Iya. Sudah tentu kan yang dikenal TBC.
12:10TBC okelah pada waktu itu. Tapi yang
12:12paling substansi itu
12:15memahami iman.
12:17memahami, menyelami iman
12:21apa menginternalisasi iman dalam bentuk
12:23amal itu. Amal itu apa?
12:26Nah, itu yang beda sama seluruh gerakan
12:30Islam di dunia ini.
12:32Mungkin di dunia enggak ada. Mungkin
12:34yang agak-agak sama ada sebuah gerakan
12:39ormas seperti Muhammadiyah itu mungkin
12:40di gerakan
12:43galun yang ada di Turki mungkin
12:45agak-agak sama. Nah, ya toun
12:47ya. Tapi kalau yang lain enggak ada yang
12:50sama kayak kayak Muhammadiyah.
12:51He
12:52gitu kan.
12:54Jadi
12:56ee orang menganggap orang Islam tuh apa
12:58ya? Salat lima waktu. Oke.
12:59Iya. Hanya ritual
13:00ritual. Lalu ibadah apa? Puasa, haji.
13:05Ya. Oke.
13:06Kalau orang luar negeri melihat orang
13:09Islam apa ya? Ya. Salat lima waktu.
13:11Iya.
13:12Tapi kalau orang lihat Muhammadiyah kan
13:14tidak hanya itu.
13:16Jadi manifestasi
13:18peradaban yang muncul di seluruh di
13:20seluruh Indonesia mungkin di berbagai
13:23negara.
13:23He.
13:24Hasil bagaimana manifestasi kita
13:27memahami apa manifestasi
13:31dari kita memahami agama itu.
13:33Agama
13:34kan berbeda.
13:35Iya betul.
13:36Itu ngajari sama orang-orang muda susah
13:40loh tuh.
13:41Hah?
13:41Iya.
13:42Susah toh?
13:42Iya, Pak. Betul.
13:43Jadi kayak saya menjelaskan Pak Nur,
13:45Prof. Nurmandi kok bisa Muhammadiyah
13:47punya banyak kampus itu apakah dibayar
13:49yang buat-buat itu
13:51susah saya saya menjelaskan.
13:53Apakah Universitas Muhammadiyah berdiri
13:56di Makassar itu yang bikin tuh dibayar
13:59apa enggak?
14:00Kan enggak.
14:01Iya.
14:02I enggak.
14:02Tapi kalau saya menjelaskan kepada orang
14:05Korea,
14:06kok bisa membuat universitas enggak
14:07dibayar? Nah, beda
14:09h
14:10susah toh menjelaskan.
14:11Iya, betul.
14:11Karena bagi mereka membuat universitas
14:13tuh manifestasi dari iman.
14:16Iman.
14:18Hm.
14:18Coba kamu jelaskan sama orang Korea,
14:20Jepang kan enggak nyambung,
14:22enggak bisa menangkap mereka.
14:23Ya susah. Iya toh?
14:25Benar enggak?
14:26Susah toh.
14:27Nah. Nah. Itu
14:30kalau kita jelaskan kepada masa baru itu
14:34menjadi tantangan sendiri. Betul.
14:36Betul. Apalagi dengan ee sifatnya yang
14:39semakin ini, Pak, ya.
14:40Karena background-nya
14:42kan hanya datanya kan hanya 10% maswa
14:46baru itu yang mengerti Muhammadiyah.
14:48Hm.
14:48Kalau data kemarin, kalau data sekarang
14:50enggak tahu. Cari data aja. [tertawa]
14:53Baseline-nya tuh mungkin 15% yang hanya
14:55bisa baca Quran,
14:5785% enggak bisa baca Quran. itu datanya
15:00begitu lah. Kamu menjelaskan kepada
15:04mahasiswa seperti itu,
15:06karakter seperti itu kan menjadi
15:09tantangan sendiri.
15:10Iya, betul sekali.
15:12Padahal waktu kamu hanya 3 hari paling 2
15:14hari jelaskan berbusa-busa gitu apa toh
15:17dia juga bingung kadang.
15:19Iya.
15:19Iya. Enggak.
15:20Betul.
15:20Nah, jadi Ost kan awalan setelah itu kan
15:23ada aik aik. Aika.
15:24Iya. Heeh. Oke. Oke.
15:27Itu.
15:27Nah. ee kan untuk ee OSDI tahun ini Pak
15:32mengangkat tema itu membangun ruang aman
15:34melalui spirit Islam berkemajuan. Nah,
15:37ee ketika Bapak pertama kali mendengar
15:40tema ini gini, yang terlintas di pikiran
15:41Bapak itu apa?
15:43Ketika mendengar tema membangun ruang
15:45aman melalui spirit Islam berkemajuan
15:47gitu
15:47ya. Ruang aman tu artinya ee mereka
15:50punya
15:52kebebasan untuk mengekspresikan
15:55energinya,
15:56untuk belajar, untuk memahami, untuk
16:00mengamalkan
16:02Islam berkemajuan tadi ala Muhammadiyah.
16:06Iya.
16:06Artinya bagaimana Islam itu membangun
16:10peradaban. Ya,
16:13jadi orang muslim itu diharapkan
16:15membangun peradaban yang lebih baik.
16:18bagi kemanusiaan gitu kan.
16:20Hm.
16:21Nah, UMY
16:24diharapkan memberi ruang ruang aman tuh
16:27ya aman tuh artinya mereka punya ruang
16:31untuk mengekspresikan, untuk belajar,
16:34bebas menulis, berpikir
16:38ee supaya dia memahami agama.
16:42Hm. itu kan
16:44ee menyelami agama itu secara mendalam.
16:49Iya.
16:51Dan diharapkan dia menjadi manusia
16:53sejati gitulah.
16:54Heeh.
16:55Ya, harapan kami begitu tuh.
16:58Iya, betul.
16:59Walaupun waktunya sangat singkat, hanya
17:027uh semester.
17:03Iya.
17:03Itu
17:04harapannya bisa tercapai ya, Pak ya.
17:06Iya. Oke. Nah, kalau menurut Bapak
17:08sendiri ee kampus yang nyaman atau aman
17:12buat mahasiswa itu seperti apa sih, Pak?
17:15Ya, pertama kampus yang nyaman tuh
17:17sarananya
17:19saprasnya baik, aman, memberikan
17:23ee fasilitas yang baik, ruang kelasnya.
17:27Iya.
17:27Kemudian
17:30sarana olahraganya tersedia.
17:33He.
17:34Supaya mereka sehat.
17:35Iya.
17:36Kan generasi sekarang kan belum tentu
17:38sehat juga [tertawa]
17:39banyak meleknya itu kan.
17:41Betul.
17:41Banyak enggak tidurnya.
17:44Nah, lalu tidak ada depres tidak ada
17:49tekanan mungkin dari pihak manapun.
17:53Kemudian tidak ada kekerasan di situ di
17:56kampus
17:57tidak ada intimidasi. Nah, sekarang kan
17:59kita sudah punya aturan-aturan seperti
18:01itu.
18:01Heeh.
18:02Tapi walaupun demikian aturan ada tetap
18:04aja.
18:05Iya. temannya mengintimidasi temannya
18:08sendiri, mungkin dosen kepada mahasiswa,
18:11mungkin dosen kepabanda dosen itu
18:13terjadi juga namanya orang banyak kan
18:15susah kita
18:15namanya berinteraksi dicegah ya.
18:18Iya. Kayak tahun ini kita banyak ada
18:20enggak banyak ada dua laporan
18:22H
18:23ada
18:25apa kekerasan
18:27seksual dari dosen ke mahasiswa gitu
18:30kan.
18:30Oh
18:31ya sudah kita tindak aja. H
18:33tapi kalau dibuat Pak Rektor bisa enggak
18:36itu nol? Ya susah juga. Mahasiswa kan
18:39ada R.000. Iya.
18:41Dosen aja 800. He.
18:44Ya kayak terjadi di KKN itu.
18:47Heeh.
18:47Ya sudah kita kasih tahu masih juga
18:50terjadi.
18:51Iya.
18:52Ya namanya mengelola banyak orang kan
18:55susah. Jadi kalau dibilang pokoknya
18:57targetnya nol ya susah saya.
18:59Hm. Karena memang lagi-lagi sebenarnya
19:01kesadaran dari masing-masing
19:04individu.
19:04Iya. Heeh.
19:05Iya. Ya.
19:06Jadi misalnya kekerasan seksual itu
19:09tidak hanya antara dosen dengan
19:12mahasiswa, tapi juga antar dengan teman
19:14terjadi.
19:15Iya.
19:16I enggak? Teman dengan teman terjadi.
19:20Tidak mungkin tidak hanya kekerasan
19:22seksual, tapi kekerasan fisik.
19:23Iya.
19:24Ee beda
19:26organisasi.
19:27Heeh. terjadi intimidasi
19:31ya kan sering terjadi dalam matab itu.
19:33Oh iya.
19:34Iya enggak?
19:35Iya Pak.
19:35Ee antara kelompok ini dengan kelompok
19:37ini
19:38yang sebenarnya enggak perlu toh.
19:40Heeh. Karena sebisa mungkin ya
19:41diminimalisir gitu ya.
19:43Lah iya.
19:45Nah ee untuk mewujudkan lingkungan
19:48seperti itu yang tadi aman ataupun
19:50nyaman, kira-kira mahasiswa itu bisa
19:52mulai hal tersebut dari apa, Pak? hal
19:55sederhana itu bisa mulai.
19:58Jadi untuk tahun ini
20:00I
20:01materi matap salah satunya ee pencegahan
20:05kekeresahan di kampus.
20:07He
20:08ya. Pence kekerasan peraturannya kita
20:11jelaskan
20:12kepada mahasiswa.
20:15Misalnya sekarang saya bilang kamu
20:17goblok, kamu bisa lapor polisi loh. Ya
20:19toh.
20:19Iya sangat
20:20menuntut itu Pak ya.
20:21Menuntut. Ya,
20:22kalau dulu masa saya kuliah, goblok kamu
20:25ya. Guyuhaguyu aja.
20:27Iya. Enggak.
20:28Iya.
20:29Iya. Enggak. Tapi sekarang kalau kita
20:31gitukan mahasiswanya ngelapor. He.
20:33Misalnya saya ginikan kamu,
20:35"Wah, itu kekerasan kata dia."
20:37Padahal kita kan
20:38kayak gitu bukan anggap bukan kekerasan.
20:41Ya, itu akan kita jelaskan.
20:43Hm.
20:44Kepada mahasiswa batas-batasnya itu loh.
20:47I.
20:48Nah, oleh karena itu ya tanggal
20:51berapa? tanggal 1920 itu ada kita
20:53kumpulkan dosen 50% dosen tuh kita
20:58sosialisasi juga
20:59sosialisasi
21:00ee tentang keker pencegahan kekerasan
21:03seksual,
21:05kekerasan verbal gitu.
21:07Iya.
21:08Itu jadi masalah itu.
21:10Hm.
21:10Kekesan verbal itu.
21:12Iya.
21:13Iya. Enggak.
21:13Iya.
21:14Mungkin antara kamu aja gitu
21:16ya.
21:17Enggak antara dosen dengan mahasiswa itu
21:19terjadi gitu kan.
21:20Iya. Nah, jadi masalah
21:23nulis di sosm.
21:25Iya
21:26kan jadi masalah kan karena IT gitu.
21:29Iya.
21:30Nah, kayak gitu harus dijelaskan.
21:32Memang harus berhati-hati pun juga ya
21:35diusahakan jangan sampai terjadi gitu
21:38lah. Iya. Kadang-kadang sudah
21:40disampaikan juga kadang mahasiswa emosi
21:43nulis juga gitu kan.
21:44Iya.
21:45Ya memang ya tantangannya itu.
21:49Oke. Oke. [mendengus]
21:50Nah, ee kemudian kan tadi dari tema yang
21:53diangkat itu kan ada ee spirit Islam
21:55berkemajuan, Pak, dalam tema tersebut.
21:58Nah, sebenarnya apa sih penerapannya
22:00dalam kehidupan mahasiswa sehari-hari
22:02itu, Pak, dari kata spirit Islam
22:04berkemajuan? Nah, saya kira kan mungkin
22:07ada penerapan yang mungkin lebih bisa
22:10dijelaskan gitu, Pak, dari arti spirit
22:12Islam. Ya, kalau saya sih yang paling
22:15gampang syari apa? Syariatnya itu
22:18dipenuhi. Salat lima waktu. Kalau puasa
22:21ya puasa.
22:23Kalau jumatan ya jumatan. Itu minimal
22:25lah gitu kan.
22:26Minimal.
22:27Iya.
22:28Kalau yang laki-laki bisa jadi khatib.
22:31Hm.
22:31Kan gampang toh
22:32jadi muazin.
22:33Jadi muazin mimpin salat bisa baca Quran
22:37itu minimal itu level satu lah
22:39hampir minimumnya itu.
22:40Iya. Itu level satu. Nah, level 2
22:44setelah dia menjalankan syari yang
22:47tertib segala macam tuh baru dia naik
22:50level 2, level 3 dan seterusnya
22:53baru yang menjiwai.
22:55Nah, kalau bisa dia aktif di
22:58mungkin di Im atau di organisasi
23:02aktif di ngurus masjid.
23:05Ngurus masjid. Aktivis masjid.
23:06Aktivis masjid. Kayak saya dulu kan
23:08sejak mahasiswa saya aktivis masjid.
23:10Oh. jadi imam, jadi muazin
23:12jadi imam ngurus masjid, bangun masjid.
23:15Jadi saya tahu susahnya buat masjid
23:18karena saya sejak masih suatu menjadi
23:20ketua remaja masjid, ketua pemuda
23:22masjid.
23:23Oh,
23:24iya enggak.
23:25Nah, pengalaman itulah yang membentuk
23:28seseorang sehingga dia menjiwai agama
23:30itu berbeda dengan orang yang tidak
23:32pernah aktif.
23:33Iya.
23:34Di masjid.
23:35Iya
23:35kan beda.
23:36Betul. Enggak tahu kondisinya. Enggak
23:38tahu saya hanya datang salat aja, enggak
23:40pernah ngurusi kan beda.
23:42Kalau saya pernah ngurusi masjid, ngajar
23:44ngaji,
23:46ngajar baca Quran, anak kecil, orang
23:48tua. Jadi saya tahu
23:51jadi khatib dadakan,
23:52jadi khatib, jadi penceramah. Jadi saya
23:55tahu walaupun dia bukan background-nya
23:57ilmu agama kan bisa baca.
24:00Nah, gitu. Nah, harapan saya begitu.
24:04Lalu pelan-pelan dia memahami
24:07apa yang dimaksud teologi almaun,
24:10teologi berkemajuan,
24:13risalah Islam berkemajuan, hasil
24:15muktamar Solo itu dia memahami.
24:18Nah, harapan saya nanti menjiwai gitu.
24:21Hm. Oke, oke, oke. Ya, ya,
24:25oke. Nah, ee kalau nanti ini, Pak,
24:28teman-teman mahasiswa baru kemudian
24:30sudah selesai mengikuti OSD dan mulai
24:33menjalani kehidupan mereka sebagai
24:34mahasiswa resmi di UMY, nah ee harapan
24:38Bapak ee mahasiswa itu ingin jadi
24:41seperti apa, Pak, ketika mereka sudah
24:44mulai masuk kemudian menjalani kehidupan
24:46perkuliahan, perjalanan. N
24:49harapan saya kan di
24:54ee
24:55apa mengikuti profil lulusan yang sudah
24:58ada di prodi masing-masing.
25:00Oke.
25:00Misalnya dia kalau di kedokteran menjadi
25:03doktor dokter yang islami profesional.
25:07Iya.
25:08Nah, kalau di ilmu hukum dia menjadi
25:10lawyer yang islami.
25:11Islami
25:12yang berkemajuan. Kalau dia di teknik
25:15menjadi insinyur yang apa ya sesuai
25:18dengan bidangnya masing-masing,
25:20sesuai dengan profil
25:21profil lulusannya prodi masing-masing,
25:23disiplin keilmuannya gitu.
25:24Iya kan sudah ada profilnya. Nah,
25:27dan tentu harusnya dengan ee tadi
25:29semangat spirit Islam berkemajuan tadi
25:31spirit kemajuan. Iya. Oke. Nah, ee
25:35terakhir mungkin Mbak ee kalau Bapak
25:37bisa kasih satu pesan sederhana buat ee
25:39teman-teman mahasiswa baru angkatan
25:41tahun 2026 yang baru memulai
25:44perjalanannya nanti di kampus muda
25:46mendunia ini, Pak. Kira-kira Bapak mau
25:48menyampaikan apa, Pak?
25:51Ya, ee kepada teman-teman, adik-adik,
25:54anak-anakku mahasiswa baru angkatan 2006
25:582007
26:01menjadilah manusia yang bermanfaat bagi
26:04orang lain.
26:06Jadi
26:07hadis nabinya kan
26:08kirun
26:09khairunas arfaulinas. Jadi manusia yang
26:12baik itu bermanfaat bagi orang lain.
26:15Nah, oleh karena itu supaya bermanfaat
26:18bagi orang lain, Anda harus meningkatkan
26:21kualitas Anda sendiri dulu.
26:23H
26:24ya.
26:26Kalau Anda berkualitas sudah tentu
26:28dampaknya kepada lingkungan.
26:31Nah, kualitas itu dapat diperoleh
26:33melalui proses pendidikan di UND
26:37dengan berbagai macam skenario.
26:39Heeh.
26:40Iya. Mulai dari tidak tahu menjadi tahu,
26:43sangat tahu dan sebagainya. Mulai dari
26:46tidak salat menjadi salat,
26:48menjadi tidak pernah puasa menjadi
26:50puasa. Harapan saya gitulah ya toh. Dulu
26:52enggak pernah jumatan, sekarang rajin
26:55jumatan gitu.
26:57Ada habit baru yang positif.
26:58Ada habit baru yang positif di UMJ ini
27:00gitu gitu.
27:02Itu harapan saya. Mudah-mudahan Anda
27:05menjadi manusia yang sebenar-benarnya
27:09gitu ya. ya. Semoga harapan yang
27:11disampaikan bisa menjadi semangat buat
27:14teman-teman mahasiswa baru kemudian
27:17untuk ee menjadi generasi
27:19pelanjut untuk ee dakwah umat ini.
27:21Begitu, Pak, ya.
27:22Iya. Iya, betul.
27:23Nah, Pak ee mungkin sudah pertanyaannya.
27:26Nah, ee terima kasih banyak Bapak atas
27:29waktu dan ee perbincangan ataupun
27:31obrolannya hari ini. Banyak sekali hal
27:33yang bisa kita dapat terutama tentang
27:36bagaimana mahasiswa bukan hanya datang
27:38ke kampus tetapi juga untuk tumbuh
27:41kemudian menemukan lingkungan yang baik,
27:43yang nyaman, serta aman dan belajar
27:46menjadi bagian dari masyarakat. I.
27:48Semoga apa yang bisa Bapak sampaikan
27:50hari ini bisa menjadi bekal untuk
27:52teman-teman mahasiswa baru yang sebentar
27:54lagi memulai perjalanan di kampus muda
27:57Munia ini. Nah, tentunya semoga semangat
28:00yang dibawa melalui OSDI tahun 2026
28:03dengan tema membangun ruang aman melalui
28:06spirit Islam berkemajuan enggak berhenti
28:09hanya di rangkaian kegiatan ini ataupun
28:11hanya sekedar seremonial belaka, tetapi
28:13bisa kita terus bawa dalam kehidupan
28:15sehari-hari di kampus. Nah, sekali lagi
28:18terima kasih banyak Bapak atas waktunya
28:20sudah hadir dan berbagi cerita kemudian
28:22membagikan pesan serta harapan kepada
28:25teman-teman mahasiswa baru OSTI tahun
28:272026. Dan buat teman-teman yang sudah
28:29mendengarkan, sampai bertemu di ee
28:32obrolan ataupun podcast berikutnya.
28:34Salam OSI 2026. Oke, saya tutup.
28:36Wasalamualaikum warahmatullahi
28:38wabarakatuh.
28:39Waalaikumsalam warahmatullahi
28:40wabarakatuh.
28:43[musik]
28:43เฮ