Full transcript
0:00hai hai
0:02hai hai
0:10Hai pada video kali ini kita akan
0:13membahas materi sifat koligatif larutan
0:16Tapi sebelumnya Mari kita perhatikan
0:19beberapa peristiwa berikut ini
0:22hai pertama di negara-negara bersalju
0:25seperti Austria dilakukan penaburan
0:28garam contohnya garam cacl2 untuk
0:32mencairkan salju di Jalan Raya sehingga
0:35pengguna jalan dapat melintas dengan
0:37aman dan nyaman nah pertanyaannya Kenapa
0:42Hal ini dilakukan dan apa yang akan
0:45terjadi jika yang kita taburkan adalah
0:47zat lain Kemudian yang kedua pada saat
0:53kita memasak sayur ketika kuah sayuran
0:56mendidih dan sayur dimasukkan maka kuah
1:00akan berhenti mendidih Nah kenapa Hal
1:03ini dapat terjadi
1:05Hai berikutnya tahukah teman-teman bahwa
1:09para pedagang es biasanya menaburkan
1:12garam dapur di tempat penyimpanan es nah
1:15Apakah fungsi penambahan garam pada
1:18proses tersebut
1:20Hai ketiga peristiwa ini merupakan
1:22contoh aplikasi dari sifat koligatif
1:26larutan dalam kehidupan sehari-hari lalu
1:30apa sebenarnya yang dimaksud dengan
1:32sifat koligatif larutan
1:37Hai sifat koligatif larutan adalah sifat
1:39larutan yang tidak bergantung pada jenis
1:42zat terlarut nya melainkan bergantung
1:45pada konsentrasinya
1:49Hai nah sifat koligatif larutan ini
1:52meliputi empat sifat yaitu penurunan
1:55tekanan uap kenaikan titik didih
1:57penurunan titik beku dan tekanan osmotik
2:03Hai berikutnya untuk memahami
2:05sifat-sifat koligatif larutan kita harus
2:08memahami beberapa konsep konsentrasi
2:11larutan seperti molaritas molalitas dan
2:14fraksi mol nah materi tentang ketiga
2:18konsentrasi larutan ini dapat
2:21teman-teman pelajari di video
2:23konsentrasi larutan atau klik Link yang
2:26ada di description boks video ini Nah
2:30sekarang Mari kita bahas sifat koligatif
2:33yang pertama yaitu penurunan tekanan uap
2:38Hai untuk memahami konsep penurunan
2:47tekanan uap Mari kita perhatikan
2:48ilustrasi berikut ini pada saat kita
2:53memasak air dalam wadah tertutup terjadi
2:56perubahan wujud air dari fasa cair
2:58menjadi gas dengan reaksi H2O Liquid
3:01menjadi H2O gas Nah karena proses
3:05pemanasan terjadi dalam wadah tertutup
3:07maka uap air yang terbentuk tidak dapat
3:11keluar dari sistem sehingga mengembun
3:13atau kembali menjadi air berfasa cair
3:16dengan reaksi H2O gas menjadi H2O Liquid
3:21Hai nah kedua proses ini terjadi
3:23bersamaan hingga tercapai reaksi
3:26kesetimbangan atau reaksi dua arah
3:29antara H2O Liquid menjadi H2O gas
3:33Hai nah tekanan uap yang ditimbulkan
3:36pada saat tercapainya kondisi
3:38kesetimbangan inilah yang kemudian
3:40disebut dengan tekanan uap pertanyaannya
3:45Bagaimana jika ke dalam air kita
3:48masukkan zat terlarut misalnya gula
3:51apakah akan berpengaruh terhadap tekanan
3:54uap jenuhnya
3:57Hai nah penambahan gula ke dalam air
3:59akan menghalangi pergerakan
4:01molekul-molekul air untuk menguap dan
4:04menyebabkan tekanan uap jenuh larutan
4:06menjadi lebih rendah daripada tekanan
4:09uap jenuh air atau pelarut murni
4:14Hai dari ilustrasi ini dapat kita
4:17simpulkan bahwa penambahan zat terlarut
4:19dalam suatu larutan akan menurunkan
4:23tekanan uapnya sehingga tekanan uap
4:26larutan yang dilambangkan dengan B lebih
4:29rendah daripada tekanan uap pelarut
4:31murni yang dilambangkan dengan
4:35Hai berikutnya selisih antara tekanan
4:38uap pelarut murni dengan tekanan uap
4:41larutan disebut dengan penurunan tekanan
4:44uap yang dilambangkan dengan Delta V dan
4:48secara matematis dapat dituliskan Delta
4:51p = p no dikurang p p
4:55Hai selanjutnya pengaruh konsentrasi zat
4:58terlarut terhadap penurunan tekanan uap
5:01dapat dijelaskan dengan hukum roult
5:03dimana tekanan uap larutan sama dengan
5:07fraksi mol pelarut dikali tekanan uap
5:10pelarut murni
5:12Hai kemudian karena fraksi mol sama
5:15dengan mol pelarut dibagi Mal total
5:17yaitu mol pelarut ditambah mol zat
5:20terlarut maka persamaan ini dapat kita
5:23turunkan menjadi tekanan uap larutan
5:25sama dengan mol pelarut dibagi Mal total
5:29yaitu mol zat terlarut ditambah mol
5:31pelarut dikali tekanan uap pelarut murni
5:36nah Selanjutnya apabila diturunkan
5:39kedalam rumus penurunan tekanan uap maka
5:42akan diperoleh persamaan penurunan
5:45tekanan uap sama dengan tekanan uap
5:47pelarut murni dikali fraksi mol zat
5:50terlarut kemudian karena fraksi mol zat
5:54terlarut sama dengan mol zat terlarut
5:56dibagi Mal total maka persamaan ini
5:59dapat kita turunkan menjadi penurunan
6:02tekanan uap sama dengan tekanan uap
6:05pelarut murni dikali Mal zat terlarut
6:08dibagi Mal total yaitu Mozart terlarut
6:11ditambah
6:12awal pelarut
6:14Hai nah persamaan ini berlaku untuk
6:17larutan non elektrolit seperti larutan
6:19gula dan larutan urea Lalu bagaimana
6:24dengan larutan elektrolit pada materi
6:34larutan elektrolit dan nonelektrolit di
6:37kelas 10 kita sudah mempelajari
6:39Perbedaan antara larutan elektrolit kuat
6:42elektrolit lemah dan nonelektrolit untuk
6:47mengingat kembali materi tersebut
6:49teman-teman dapat klik Link yang ada di
6:51description boks video ini Nah kita
6:55lanjutkan kembali diingat bahwa zat
6:58elektrolit kuat seperti NaCl memiliki
7:02derajat ionisasi satu yang artinya dapat
7:05terurai sempurna dalam air menjadi
7:08ion-ionnya
7:10Hai Kemudian untuk zat elektrolit lemah
7:13memiliki derajat ionisasi lebih besar
7:17dari nol tetapi kurang dari 1 yang
7:20artinya dapat terion sebagian dalam air
7:25Sedangkan untuk zat nonelektrolit
7:28memiliki derajat ionisasi 0dan artinya
7:31tidak dapat terion dalam air Nah
7:36berdasarkan Hal ini terlihat bahwa
7:38semakin elektrolit suatu zat terlarut
7:41maka akan semakin banyak partikel zat
7:44terlarut yang akan menghalangi air untuk
7:47menguap sehingga tekanan uap larutannya
7:50akan semakin rendah
7:52Hai maka jika kita Urutkan besarnya
7:55tekanan uap air atau pelarut murni
7:58dengan ketiga larutan ini pada
8:01konsentrasi yang sama urutan dari
8:03tekanan uap yang paling tinggi adalah
8:05pelarut murni larutan non elektrolit
8:09larutan elektrolit lemah dan larutan
8:12elektrolit kuat
8:15Hai selanjutnya untuk menghitung
8:17penurunan tekanan uap larutan elektrolit
8:20kita harus melibatkan faktor van't hoff
8:22yang dilambangkan dengan ini dimana
8:25faktor van't hoff = 1 ditambah Alfa
8:29dikali n min 1 dengan n adalah Jumlah
8:32ion yang dihasilkan dan Alpha adalah
8:35derajat ionisasi nah faktor van't hoff
8:39ini kita kalikan dengan mol zat terlarut
8:42Nya sehingga persamaan tekanan uap untuk
8:45larutan elektrolit adalah tekanan uap
8:49larutan sama dengan mol pelarut dibagi
8:52Mal total yaitu mol zat terlarut yang
8:54dikalikan dengan faktor van't hoff nya
8:57ditambah mol pelarut kemudian dikalikan
9:00dengan tekanan uap pelarut murni
9:03Hai selanjutnya persamaan untuk
9:05penurunan tekanan uapnya adalah
9:08penurunan tekanan uap sama dengan
9:11tekanan uap pelarut murni dikali Mal zat
9:14terlarut dikali faktor van't hoff nya
9:16dibagi dengan Mal total yaitu mol zat
9:20terlarut dikali faktor van't hoff nya
9:22ditambah dengan mol pelarut Nah sekarang
9:26Mari kita lanjutkan ke contoh-contoh
9:29soal
9:31Hai soal yang pertama diantara kelima
9:41larutan dibawah ini yang tekanan uapnya
9:44paling rendah adalah larutan
9:47Hai nah diingat kembali bahwa dengan
9:49konsentrasi yang sama urutan dari yang
9:52tekanan uap paling tinggi adalah pelarut
9:55murni larutan non elektrolit larutan
9:58elektrolit lemah dan larutan elektrolit
10:01kuat kemudian yang harus teman-teman
10:04perhatikan adalah untuk larutan yang
10:08sejenis dengan konsentrasi yang sama
10:10semakin banyak jumlah ion yang
10:13dihasilkan maka tekanan uapnya semakin
10:16rendah Nah sekarang Mari kita perhatikan
10:20opsi jawabannya satu persatu
10:24Hai untuk na2co 3 merupakan zat
10:27elektrolit lemah yang jika terion akan
10:30menghasilkan tiga
10:33Hai kemudian CH3COOH juga merupakan zat
10:38elektrolit lemah yang apabila terion
10:41akan menghasilkan dua ion lalu yang cc-6
10:46h12 o6 adalah gula yang merupakan zat
10:50nonelektrolit
10:52Hai selanjutnya mgno32 merupakan
10:56elektrolit kuat yang jika terion akan
10:59menghasilkan tiga ion dan CuSO4
11:03merupakan zat elektrolit kuat yang jika
11:06triond akan menghasilkan dua ion maka
11:10jika kita Urutkan dari larutan dengan
11:12tekanan uap yang paling tinggi pertama
11:15C6 h12 o6 kedua CH3COOH ketiga na2co 3
11:22ke-4 CuSO4 dan yang paling rendah adalah
11:27mgno32 sehingga jawaban untuk soal ini
11:31adalah opside soal yang kedua hitunglah
11:41penurunan tekanan uap larutan yang
11:43dibuat dari pelarutan 9,5 g thiourea ke
11:47dalam 90 gram air jika diketahui tekanan
11:50uap air pada suhu
11:5225° celcius adalah 23,76 mm HG
11:59Hai Nah untuk soal ini pelarutnya adalah
12:02air dan zat terlarut nya adalah tiourea
12:05yang merupakan zat nonelektrolit
12:08sehingga persamaan yang akan kita
12:11gunakan untuk menghitung penurunan
12:12tekanan uap larutannya adalah penurunan
12:16tekanan uap sama dengan tekanan uap
12:18pelarut murni dikali dengan mol zat
12:21terlarut dibagi dengan Mal total yaitu
12:24mol pelarut ditambah dengan mol zat
12:26terlarut nya
12:28Hai sekarang kita hitung dulu mal untuk
12:31thiourea dan airnya diingat bahwa rumus
12:35mol adalah massa dibagi massa molekul
12:37relatif atau Mr dan di soal sudah
12:40diberikan data massa serta massa molekul
12:43relatif atau Mr untuk tiourea maupun air
12:47maka untuk tiourea mallnya adalah 9,5 G
12:52dibagi 76 gram per mol hasilnya adalah
12:560,125
12:59Hai Kemudian untuk air mallnya adalah 90
13:03G dibagi 18 gram per mol hasilnya adalah
13:07lima Mal paling
13:09Hai berikutnya di soal diketahui tekanan
13:11uap air yang dilambangkan dengan fenol
13:14adalah 23,76 mm HG Nah kita
13:19substitusikan ke rumus penurunan tekanan
13:21uap sehingga penurunan tekanan uap atau
13:24Delta P = 23,76 mm HG dikali 0,125 Mal
13:31dibagi 0,125 moldy + 5 mol sama dengan
13:3823,76 mm HG dikali 0,125 Mal dibagi 5,12
13:46Hai = 23,76 mm HG dikali 0,02 4 hasilnya
13:55adalah 0,57 mm HG e
14:02Hai soal yang ketiga hitunglah tekanan
14:06uap larutan yang dibuat dengan
14:08mencampurkan 4 G NaOH dalam 100 gram air
14:12jika diketahui tekanan uap air adalah 20
14:17mm HG
14:19Hai Nah untuk soal ini pelarutnya adalah
14:21air dan zat terlarut nya adalah n NaOH
14:24yang merupakan zat elektrolit kuat
14:28sehingga tekanan uap larutannya Kita
14:31tentukan dengan persamaan tekanan uap
14:34larutan atau P = mol pelarut dibagi mol
14:38pelarut ditambah mol zat terlarut dikali
14:41faktor van't hoff nya dikali dengan
14:43tekanan uap pelarut murni
14:46Hai Nah kita hitung dulu mol NaOH dan
14:49Mal airnya di soal sudah diketahui data
14:53massa dan massa molekul relatif atau Mr
14:55dari air dan NaOH maka untuk NaOH atau
15:00zat terlarut nya mallnya adalah 4gram
15:04dibagi 40 gram per mol hasilnya adalah
15:070,1 mol Kemudian untuk air atau
15:11pelarutnya mallnya adalah 100gram dibagi
15:1418 gram per mol hasilnya adalah 5,56 Mal
15:20berikutnya diingat kembali bahwa untuk
15:23zat elektrolit kuat faktor van't hoff
15:25nya sama dengan jumlah ionnya dalam hal
15:29ini NaOH dalam air terionisasi di satu
15:33ion Na + dan satu ion OH Amin sehingga
15:37faktor van't hoff nya adalah dua Nah di
15:41soal sudah diberikan data tekanan uap
15:43air atau fenolnya langsung saja kita sub
15:47isikan semua data yang ada maka tekanan
15:50uap larutan nya sama dengan 5,5 60
15:54dibagi 5,56 Mal ditambah 0,1 mol dikali
15:582 kemudian dikali dengan 20 mm HG sama
16:04dengan 5,5 60 dibagi 5,5 60 ditambah 0,2
16:10mol dikali 20 mm HG sama dengan 5,5 60
16:16dibagi 5,7 60 dikali 20 mm HG = 0,97
16:25dikali 20 mm HG hasilnya adalah 19,4 mm
16:32HG e