Full transcript
Opening
0:00Saking seringnya orang Indonesia makan
0:02nasi sampai ada ungkapan yang mungkin
0:05udah enggak asing lagi di telinga
0:06kalian, yaitu belum makan kalau belum
0:10makan nasi. Nah, hari ini di Sigma Sains
0:14kita akan membahas seputar makanan yang
0:16kita konsumsi dan juga bagaimana tubuh
0:19kita bekerja untuk mencerna dan menyerap
0:21nutrisi. Oke, enggak usah perlu
0:23lama-lama. Mari kita langsung mulai ke
0:26pembahasannya.
Bagian 1: Mengapa Kita Perlu Makan?
0:43Makan itu bukan sekedar untuk memenuhi
0:46keinginan. Setiap makhluk hidup termasuk
0:49kita makan karena butuh dua hal utama.
0:52Energi dan sumber penyusun tubuh.
0:55Energi adalah bahan bakar untuk semua
0:58aktivitas kita. Mulai dari bernafas,
1:01berpikir, hingga berlari. Ketika makanan
1:05diubah menjadi energi, energi ini diukur
1:08dalam satuan kalori. Kebutuhan kalori
1:10setiap orang berbeda-beda. Tergantung
1:13usia, jenis kelamin, berat badan,
1:16aktivitas, dan kondisi kesehatan
1:19seseorang.
1:20Rata-rata remaja seusia kalian
1:22membutuhkan sekitar 2.000 hingga 2.500
1:25kalori per hari. Kebutuhan kalori remaja
1:28laki-laki lebih besar dari perempuan.
1:31Sedangkan sumber penyusun tubuh atau
1:35materi pembangun adalah bahan baku yang
1:37kita butuhkan untuk tumbuh, memperbaiki
1:40sel tubuh atau jaringan yang rusak, dan
1:42juga menjaga tubuh agar tetap sehat.
Bagian 2: Apa itu nutrient?
1:55Nutrien adalah zat-zat penting yang
1:58terkandung dalam makanan yang memberikan
2:01energi dan materi pembangun yang telah
2:03disebutkan tadi. Ada enam jenis utama
2:05nutrien yang wajib kalian tahu. Yang
2:08pertama, karbohidrat.
2:11Seperti yang kita bahas sebelumnya,
2:13belum makan kalau belum makan nasi, ya.
2:17Nasi adalah salah satu contoh sumber
2:19karbohidrat, tapi masih banyak contoh
2:22sumber karbohidrat lain seperti roti,
2:25jagung, mie, ubi, dan lain-lain.
2:29Nah, karbohidrat ini adalah sumber
2:32energi utama kita karena karbohidrat
2:35menyumbang sebagian bahan dasar dari
2:37beberapa bagian sel pada tubuh. 50%
2:40kebutuhan kalori harian berasal dari
2:43karbohidrat.
2:44Namun perlu diingat bahwa konsumsi
2:47karbohidrat berlebih dapat meningkatkan
2:49kadar gula dalam darah sehingga memicu
2:51diabetes. Karbohidrat sendiri dibagi
2:55menjadi dua, ada karbohidrat sederhana
2:58dan juga karbohidrat kompleks.
3:01Karbohidrat sederhana seperti gula pada
3:04permen atau minuman manis dapat
3:06memberikan energi secara instan. Nasi
3:09juga akan dipecah menjadi glukosa dengan
3:12bantuan enzim penceraan.
3:15Karbohidrat kompleks merupakan rantai
3:18panjang molekul gula seperti nasi, roti
3:22gandum, dan kentang adalah contoh
3:25makanan yang mengandung pati. Pati dapat
3:28memberikan energi lebih tahan lama.
3:31Karbohidrat kompleks tidak hanya pati.
3:34Serat juga merupakan karbohidrat
3:36kompleks. Serat dapat melancarkan sistem
3:39pencernaan. Ketika kita memiliki sistem
3:42pencernaan yang sehat, maka sistem
3:44kekebalan tubuh kita juga akan
3:46meningkat. Namun, serat tidak masuk ke
3:49dalam nutrien karena tubuh kita tidak
3:51bisa mencerna serat.
3:54Berikut ini adalah daftar kandungan
3:55karbohidrat yang terkandung pada bahan
3:58makanan.
4:06Tubuh kita tersusun dari protein. Mulai
4:09dari DNA hingga sel pada tubuh terbentuk
4:12dari protein. Oleh karena itu, protein
4:16disebut sebagai nutrien yang berfungsi
4:18membangun tubuh dan memperbaiki
4:20selaringan.
4:22Kita diharuskan mengonsumsi protein
4:25dengan jumlah paling sedikit yaitu 10%
4:28hingga 50% dari kalori harian.
4:31Jika remaja seperti kalian membutuhkan
4:332.000 kalori, maka protein yang perlu
4:36kalian konsumsi per harinya adalah 200
4:38kalori.
4:40Nah, protein itu sebenarnya tersusun
4:42dari apa sih? Jadi, protein terbentuk
4:47dari struktur yang disebut asam amino.
4:50Ada 20 asam amino yang dibutuhkan oleh
4:52tubuh. 11 di antaranya dapat diproduksi
4:55oleh tubuh kita. Sedangkan sembilan
4:58lainnya didapatkan dari makanan yang
5:00kita konsumsi. Asam amino itulah yang
5:03kita sebut sebagai asam amino esensial
5:06dan hanya dapat ditemukan pada protein
5:08hewani seperti telur, daging merah,
5:12daging ayam, dan ikan. Protein abati
5:15atau yang didapatkan dari tumbuhan
5:17seperti kacang-kacangan tidak mengandung
5:20asam amino esensial. Ya, berikut ini
5:23adalah daftar kandungan protein pada
5:25bahan makanan.
5:36Selain karbohidrat dan protein, lemak
5:39juga merupakan sumber energi, bahkan
5:42lebih padat kalori daripada karbohidrat.
5:45Apa saja fungsi lemak dalam tubuh?
5:48Fungsi lemak di antaranya yaitu
5:50melindungi organ tubuh manusia dari
5:52benturan sebagai isolator untuk menjaga
5:55suhu tubuh, membantu memelihara
5:57kesehatan kulit dan rambut, serta
5:59membantu pembentukan sel membran pada
6:01tubuh makhluk hidup.
6:03Lemak sendiri dibagi menjadi tiga. Ada
6:06lemak baik, lemak buruk, dan lemak
6:09trans. Lemak baik atau lemak tak jenuh
6:12ini mengapa disebut sebagai lemak baik?
6:15Karena lemak ini memiliki fungsi untuk
6:17mengontrol kadar kolesterol dalam darah,
6:21bahkan juga mengontrol kadar insulin dan
6:23gula dalam darah. Lemak baik ini dapat
6:26kalian temukan di alpukat, ikan, dan
6:29juga kacang-kacangan.
6:32Sedangkan lemak buruk atau lemak jenuh
6:34bisa kalian temukan pada gorengan.
6:37Makanan bersantan, produk olahan susu,
6:39dan juga fast food. Hati-hati ya, karena
6:43konsumsi berlebih dapat meningkatkan
6:45kadar kolesterol dan berisiko pada
6:47penyakit jantung dan juga diabetes tipe
6:492.
6:51Yang ketiga, lemak trans dapat kalian
6:54temukan pada makanan yang digoreng.
6:56Konsumsi berlebih dapat meningkatkan
6:58kadar kolesterol dan resiko penyakit
7:01jantung. Jadi, batasi konsumsi lemak
7:05trans di bawah 2% dari jumlah kalori
7:08harian. Sedangkan untuk lemak total
7:11harian yang perlu kita konsumsi dalam 1
7:13hari adalah kurang dari 30%.
7:18Jenis lemak lain yang perlu kalian tahu
7:20adalah kolesterol. Kolesterol ini
7:23berfungsi untuk membentuk bagian sel
7:25membran dan sebenarnya tubuh kita
7:30terdapat organ hati yang sudah mampu
7:32memproduksi kolesterol sendiri sehingga
7:35menjadi berbahaya jika dikonsumsi secara
7:38berlebihan.
7:39karena dapat menyebabkan penyumbatan di
7:42pembuluh darah. Hal ini dapat memicu
7:44tekanan darah tinggi hingga penyakit
7:47jantung.
7:48Berikut ini adalah daftar kandungan
7:50lemak pada bahan makanan.
8:12Vitamin adalah nutrien mikro yang
8:15dibutuhkan dalam jumlah sedikit tetapi
8:17memiliki peran yang sangat besar karena
8:20diperlukan tubuh untuk memelihara fungsi
8:22sistem tubuh dan mempercepat reaksi
8:25kimia di dalam tubuh.
8:27Beberapa vitamin dapat diproduksi
8:29sendiri oleh tubuh kita seperti vitamin
8:32D yang diproduksi ketika kulit terkena
8:34sinar matahari.
8:36Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibagi
8:39menjadi dua jenis larut dalam lemak,
8:41yaitu vitamin A, D, E, K, dan vitamin
8:47yang larut di dalam air seperti vitamin
8:50B dan C.
8:56Mineral adalah nutrisi yang tidak dibuat
8:59oleh makhluk hidup. Mineral penting
9:01karena membantu melakukan seluruh proses
9:04kimia di dalam tubuh. Contohnya, kalsium
9:07untuk tulang kuat, zat besi untuk sel
9:10darah merah, magnesium untuk memelihara
9:13otot dan saraf, serta natrium untuk
9:15keseimbangan cairan.
9:22Air bukan sekedar pelepas dahaga. Air
9:26adalah komponen terbesar di mana 70%
9:29dari tubuh kita terdiri dari air. Air
9:32sangat penting untuk semua proses kimia
9:34di dalam sel seperti mengatur suhu
9:37normal tubuh
9:40dan juga membantu pembuangan sisa
9:42metabolisme.
9:44Sehingga kita disarankan untuk
9:46mengkonsumsi 2 liter air per harinya.
Bagian 3: Zat Aditif
9:58Di balik makanan kemasan ada zat-zat
10:01yang sengaja ditambahkan.
10:03Ini disebut zat aditif, yaitu bahan yang
10:07ditambahkan dengan tujuan untuk menambah
10:09dan memperkuat rasa, membuat warna lebih
10:12menarik, mengawetkan,
10:14memberi aroma, mengentalkan, dan
10:18mengemulsi makanan.
10:20Zat aditif sendiri dibagi menjadi
10:22beberapa kelompok. Yang pertama,
10:25pemanis. Pemanis alami dapat berupa gula
10:28pasir, gula aren, dan gula kelapa.
10:32Sedangkan pemanis buatan dapat berupa
10:34aspartam, sormitol, siklamat.
10:39Yang kedua, pewarna.
10:42Contoh pewarna alami di antaranya ada
10:45kunyit, bunga telang, buah naga, dan
10:49daun suci. Sedangkan untuk pewarna
10:52buatan umumnya menggunakan pewarna
10:54sintetis.
10:56Ketiga, penyedap. Penyedap yang biasa
11:00digunakan adalah monosodium glutamat
11:03atau MSG yang bertujuan untuk
11:06meningkatkan rasa pada makanan.
11:09Memiliki batas maksimal 120 mg per berat
11:12badan.
11:14Tentunya bumbu dapur seperti garam,
11:16gula, merica, bawang lebih sehat dan
11:19juga alami untuk kalian konsumsi.
11:23Yang keempat, pengawet digunakan untuk
11:27memperpanjang daya awet makanan dan
11:29mencekah pembusukan.
11:32Pengawetan secara alami dapat dilakukan
11:34melalui proses pengasinan dan juga
11:37pemanisan. Sedangkan pengawat buatan
11:41umumnya ditambahkan bahan-bahan seperti
11:43azam benzoat, natrium benzoat, dan juga
11:46potasium benzoat.
11:49Yang kelima, pemberi aroma. umumnya
11:52digunakan pada makanan dan minuman
11:54berperisa buah.
11:57Dan yang terakhir, pengental dan
11:59pengemulsi
12:01berfungsi untuk menstabilkan dan
12:03memberikan struktur pada makanan.
12:05Contoh dari pengental di antaranya ada
12:08agar-agar, tapioka, dan juga gelatin.
12:13Pengemulsi bertujuan untuk
12:14mempertahankan penyebaran lemak di dalam
12:16air agar tidak pecah.
12:19Letin dapat kalian temukan pada
12:21mayonaise dan juga mentega.
Bagian 4: Diet Sehat
12:33Siapa dari kalian yang pernah diet tapi
12:37berat badannya justru naik bukan turun?
12:40Kira-kira kenapa ya? Diat yang sehat dan
12:44benar itu seperti apa sih? Mari kita
12:47bahas. Perlu kalian tahu bahwa diet
12:50bukan berarti tidak makan. Diet itu
12:53tetap makan. Tetapi kita mengkonsumsi
12:56makanan sehat, mengurangi porsi, serta
12:59mengurangi konsumsi makanan yang tidak
13:01sehat. Pada tahun 2005, USDA atau United
13:06States Department of Agriculture merilis
13:09panduan diet sehat. di mana dalam
13:12panduan tersebut mempertimbangkan
13:14beberapa faktor seperti usia, jenis
13:17kelamin, dan jumlah aktivitas per hari.
13:21Pada tahun 2011, simbol panduan makanan
13:24diubah dari yang awalnya bentuk piramida
13:27menjadi bentuk piring. Metode ini
13:30dinamakan piring makan saya.
13:34di mana dalam satu porsi makan dibagi
13:36menjadi empat kategori plus satu
13:39kategori. Merah untuk buah-buahan,
13:42cokelat untuk makanan pokok atau pati,
13:44ungu untuk protein, hijau untuk sayuran,
13:48dan biru untuk satu gelas susu dan juga
13:50olahannya.
Bagian 5: Tabel Informasi Gizi
14:00Ketika kalian mengkonsumsi makanan atau
14:02minuman kemasan, pasti pernah melihat
14:04label ini di bagian belakang produk
14:07kemasan. Tabel ini berisi informasi
14:09nilai gizi dan tabel ini berfungsi untuk
14:12memberikan informasi seputar takaran
14:14saji, kalori, dan persentase angka
14:18kecukupan gizi.
14:20Takaran saji menunjukkan jumlah berat
14:23perkemasan untuk satu kali penyajian.
14:27Pada produk ini, berat makanan per satu
14:29bungkus seberat 90 gr untuk satu kali
14:32penyajian.
14:34Energi total menunjukkan banyak total
14:36kalori yang diperoleh.
14:39Sedangkan persentasi AKG digunakan untuk
14:42melihat banyaknya nutrisi yang didapat
14:44ketika mengkonsumsi produk ini.
Kesimpulan
14:58Sekarang kalian tahu bahwa setiap
15:00makanan yang kita pilih memiliki peran
15:02dan dampak penting bagi tubuh kita.
15:04Mulai dari nut isi yang memberikan
15:06energi sehingga sistem pencernaan yang
15:08bekerja keras untuk mengolahnya.
15:11Ingatlah untuk selalu memilih makanan
15:13yang baik karena kesehatan kita dimulai
15:15dari piring makan kita sendiri. Jangan
Closing
15:17lupa untuk like, comment, dan subscribe
15:19channel Sigma Science agar kalian tidak
15:21ketinggalan materi-materi berikutnya.
15:23Bagikan juga ke teman-teman kalian agar
15:25video ini semakin bermanfaat. Terus
15:27belajar bersama Sign sains karena
15:29belajar sains itu mudah dengan Sign
15:31sains. Sampai jumpa di video berikutnya.